Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Seminar on the Development of MRAs/MAAs in Legal Metrology and the 11th Meeting of the ACCSQ Working Group on Legal Metrology

  • Rabu, 25 Maret 2009
  • 1694 kali
Bali, Indonesia, 24 – 26 Maret 2009.

The 11th Meeting of the ACCSQ Working Group on Legal Metrology diselenggarakan di Hotel Inna Kuta Beach, Bali pada tanggal 25 – 26 Maret 2009. Acara tersebut dibuka oleh Dr. Amir Partowiyatmo, Sekretaris Utama BSN. Beberapa isu penting yang dibahas adalah sistem akreditasi untuk metrologi legal dan skema saling pengakuan di negara-negara asean untuk ukuran Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT)

Sebelum penyelenggaraan acara tersebut, Direktorat Metrologi Departemen Perdagangan menyelenggarakan Seminar on the Development of MRAs/MAAs in Legal Metrology pada tanggal 24 Maret 2009 di tempat yang sama dan dibuka oleh Direktur Jenderal Perdagangan dalam negeri, Bpk. Subagio. Seminar dihadiri oleh sekitar 70 peserta terdiri dari wakil Negara ASEAN dan wakil dari direktorat metrologi seluruh Indonesia serta wakil dari beberapa industri.

Tujuan dari seminar ini adalah untuk memberikan informasi kepada stakeholder metrology legal dalam negeri dan ASEAN tentang prinsip Mutual Recognition Agreements (MRAs) dan Mutual Acceptance Arrangements (MAAs). Seminar ini juga diharapkan dapat memberikan gambaran secara comprehensive tentang bagaimana OIML (International Organization of Legal Metrology) sebagai organisasi internasional untuk metrology legal membangun skema MRAs/MAAs tersebut sehingga tidak hanya memberikan manfaat bagi Negara anggota OIML tetapi Negara lain diluar anggota OIML termasuk Negara negara ASEAN.

Disamping itu seminar ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagi para pemangku jabatan di bidang metrology legal dari masing2 negara ASEAN untuk dapat mempelajari bagaimana cara kerja MRAs/MAAs yanga pada akhirnya bagaimana prinsip keberterimaan produk alat ukur dilingkungan ASEAN dapat dibangun. Seminar ini menampilkan pembicara dari OIML yaitu Regine Gaucher, Project Leader International Bureau of Legal Metrology. Presentasinya dibagi menjadi dua sesi yaitu; pada sesi pagi dengan topik “OIML Basic Certification System and its development” dan pada sesi siang dengan topic “ Mutual Acceptance Agreement (MAA) OIML and its development”.
Untuk topic “OIML Basic Certification System and its development”, Mrs. Regine menjelaskan secara umum mengenai; domain of metrology; goal and scope of legal metrology; specific of legal metrology serta gambaran secara umum tentang OIML, membership dan supporting for developing countries; issues coverage by OIML work; OIML technical work; structure of an OIML Recommendation; OIML certification system.

Sedangkan Untuk topic “ Mutual Acceptance Agreement (MAA) OIML and its development”, pembicara menjelaskan ; tujuan dari The OIML Mutual Acceptance Arrangement (MAA); Declaration of Mutual Confidence (DoMCs); Committees on Participation Reviews(CPRs); DoMCs participants and how does it operate; benefits of the OIML MAA; Cost of the MAA; Progress in the MAA implementation; Cooperation with ILAC and IAF; Reference OIML Publications on the MAA; Maintenance of the MAA; On going work on the OIML Certificates system and the MAA;Other OIML Conformity assessment issues;OIML Quantity Mark for Pre-packaged products; Conformity assessment procedures and conformity to type; Uncertainties.

Dari seminar ini dapat disimpulkan bahwa MRAs/MAAs yang dikembangkan oleh OIML dapat membangun saling kepercayaan di antara Negara Negara anggota yang mengikuti MRAs/MAAs terhadap hasil pengujian Type Evaluation dimana alat ukur yang telah diuji memenuhi persyaratan kemetrologian dan persyaratan teknis yang ditetapkan oleh OIML. Disamping itu skema MRAs/MAAs adalah untuk mempromosikan harmonisasi global, keseragaman interpretasi, dan penerapan persyaratan kemetrologian untuk alat ukur. Bagi sector industri, skema MRAs/MAAs dapat mengefisienkan waktu dan biaya yang digunakan untuk melakukan type evaluation dan persetujuan tipe alat ukur berdasarkan control metrology legal. (Donny)


Basni

Ada tanggapan lebih lanjut?

Lapor
Hotline 021 392-7422 Whatsapp 0813 802 2930
Email bsn@bsn.go.id E-Pengaduan SIPMAS

Klik LAPOR untuk Pengaduan Masyarakat