Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

SNI ISO 29993:2017 Tingkatkan Kompetensi SDM Lembaga Pelatihan di Jawa Timur

  • Kamis, 25 Mei 2023
  • 1033 kali

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aset terbesar di dalam mencapai pertumbuhan dan kemajuan yang berkelanjutan guna mendorong pembangunan ekonomi dan menghadapi persaingan global yang semakin ketat. 

Badan Standardisasi Nasional (BSN) turut berperan di dalam pengembangan kualitas SDM melalui standardisasi, salah satunya dengan menyelenggarakan webinar awareness SNI ISO 29993:2017 – persyaratan layanan Lembaga pembelajaran di luar Pendidikan formal kepada para Lembaga penyelenggara pelatihan. Sebagai salah satu tindak lanjut dari kegiatan tersebut, BSN melalui KLT BSN Surabaya besinergi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DISNAKERTRANS) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis SNI Layanan Pembelajaran Non-Formal berbasis SNI ISO Penerapan SNI ISO 29993 kepada 11 lembaga pelatihan di wilayah Jawa Timur, pada 23-24 Mei 2023 di kampus BPSDM, Jawa Timur. 

Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Zakiyah mengapresiasi peran dan dedikasi seluruh Lembaga diklat serta mengajak berbagai pihak untuk terus berkolaborasi dalam rangka membangun tenaga kerja yang handal dan berkualitas. “Saya ingin mengapresiasi seluruh lembaga yang memberikan layanan pendidikan non formal atas dedikasinya dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia. Kolaborasi antara lembaga pelatihan, sektor swasta, dan pemerintah sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal”.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BPSDM Jawa Timur yang diwakili oleh kepala UPT. Sertifikasi Kompetensi, Susianah Satriani menyambut baik dan mendukung upaya peningkatan kualitas Lembaga diklat di Jawa Timur dengan penerapan SNI ISO 29993. “Penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan perwakilan Lembaga pelatihan di Jawa Timur dapat mengenal lebih dalam tentang persyaratan internasional terkait layanan Pendidikan non-formal, sehingga kualitas layanan Lembaga pelatihan dapat terus meningkat”.  

Oleh karena itu, lembaga pelatihan, memiliki peranan yang sangat penting dalam menjembatani kesenjangan kompetensi dan mempersiapkan tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berubah. Sehingga standardisasi terkait layanan Pendidikan non-formal penting untuk diketahui dan diimplementasikan oleh para Lembaga pelatihan di Indonesia. 

Selain membahas dan mendiskusikan seluruh persyaratan SNI ISO 29993:2017, dalam acara yang dipandu oleh Wiranti dan Raditya ini, seluruh peserta dibimbing untuk melakukan gap analysis untuk melihat sejauh mana penerapan standar tersebut di masing-masing Lembaga pelatihan yang diwakili untuk selanjutnya diberikan rekomendasi untuk mengisi gap yang ada. 

Sementara itu, Undang-Undang Cipta Kerja yang baru-baru ini diberlakukan memiliki peranan yang signifikan di dalam menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif dan mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja. Salah satu elemen kuncinya adalah pengembangan SDM melalui pendidikan dan pelatihan yang berkualitas. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. (Wiranti-Radit- PPSPK/Red: PjA - Humas)