Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Kesatria Perubahan BSN Katalis Penerapan Budaya BerAKHLAK

  • Rabu, 21 Desember 2022
  • Humas BSN
  • 977 kali

ASN Culture Fest 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) merupakan pameran virtual untuk meningkatkan awareness terhadap core values ASN BerAKHLAK dengan gerakan yang masif pada Kementerian/Lembaga/Daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta masyarakat luas. 

Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) di bidang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK) turut mendukung dan berpartisipasi sebagai Exhibitor pada tanggal 19 - 21 Desember 2022. Booth BSN yang menampilkan dokumentasi video, foto, serta dokumen terkait penerapan transformasi core values, juga menayangkan coaching clinic secara virtual pada Rabu (21/12/2022).

BSN yang bertanggung jawab penuh di bidang SPK di Indonesia, perlu diketahui lebih luas lagi oleh masyarakat, “Masyarakat yang menemukan produk-produk dengan logo Standar Nasional Indonesia (SNI), perlu mengetahui bahwa yang menetapkan SNI itu adalah BSN,” ungkap Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Hukum BSN, Singgih Harjanto saat membuka coaching clinic.

Core values menjadi ruh atau jiwa di organisasi, karena menjadi panduan atau acuan bagi seluruh insan di dalamnya, lanjut Singgih. Oleh karena itu, BSN selalu adaptif terhadap perubahan termasuk transformasi budaya menjadi ASN BerAKHLAK dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa yang diumumkan Pemerintah pada 27 Juli 2021.

Hal tersebut dibuktikan dengan transformasi core values BSN yang sebelumnya adalah TOP BGT yaitu Trustworthy; Oriented to Excellence; Professional; Beneficial; Growing; dan Teamwork, menjadi BerAKHLAK, akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif yang diikuti dengan komitmen kuat Para Pimpinan BSN di dalam perjalanan transformasi core values secara menyeluruh di lingkup organisasi.

Suatu organisasi bisa berjalan jika sistem dan orang-orangnya baik, dan BSN mengimplementasikan core values BerAKHLAK melalui peraturan juga komitmen kuat Para Pimpinan yang menjadi contoh bagi seluruh Insan BSN, pungkas Singgih.

Proses transformasi core values BerAKHLAK BSN terdiri dari kegiatan-kegiatan diantaranya adalah internalisasi budaya, termasuk untuk pegawai baru, pegawai mutasi dari eksternal yang mendapatkan program internalisasi BerAKHLAK, knowledge sharing dari Kestaria Perubahan atau Agent of Change (AoC) di setiap unit kerja, serta berbagai kegiatan lainnya, “Kegiatan internalisasi budaya sudah berjalan dan akan terus dilaksanakan,” terang Anggota Pokja Reformasi Birokrasi Area Manajemen Perubahan BSN, Patria Rahayu.

Dalam kesempatan yang sama Analis Tata Laksana BSN selaku Sekretariat Budaya, Dewi Noviyanti Sari menjabarkan prinsip Learning, Loving, Living (3L) untuk menerapkan core values BerAKHLAK di lingkup BSN. Dimulai dari Learning yaitu mengenal dan memahami core values BerAKHLAK dan Employee Branding Bangga Melayani Bangsa. Untuk itu, BSN telah melakukan penyusunan Peraturan Kepala BSN mengenai Nilai Dasar, Kode Etik, dan Kode Perilaku sebagai panduan bagi Pegawai BSN dalam memahami dan menerapkan Core Values BerAKHLAK. Selain itu, BSN juga telah melaksanakan Kick Start ASN BerAKHLAK yang merupakan ajang awareness penerapan core values yang diikuti oleh seluruh Pegawai BSN sekaligus penandatanganan komitmen penerapan core values BerAKHLAK oleh jajaran Pimpinan BSN. Selanjutnya Loving, yaitu mencintai nilai-nilai dasar BerAKHLAK sehingga secara sukarela menerapkannya dalam keseharian. Untuk menanamkan rasa cinta tersebut, BSN melakukan kegiatan internalisasi, instusionalisasi, dan eksternalisasi Core Values BerAKHLAK melalui berbagai kegiatan budaya di lingkungan BSN serta melakukan penguatan peran Agen Perubahan yang merupakan ujung tombak dalam mendiseminasikan nilai-nilai BerAKHLAK kepada seluruh pegawai BSN. Terakhir Living, yaitu menerapkan core values BerAKHLAK dalam kehidupan sehari-hari, untuk itu diperlukan konsistensi dalam pelaksanaannya sehingga BSN melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala sebagai upaya dalam menjaga konsistensi penerapan tersebut.

Dalam proses penerapan budaya tentu terdapat tantangan-tantangan yang dihadapi . Tantangan ini ditanggapi oleh pimpinan unit kerja dan Para Kesatria Perubahan di BSN. Untuk kedepannya, BSN akan terus melakukan internalisasi budaya kepada Pimpinan hingga Pegawai untuk menerapkan Budaya BerAKHLAK, melakukan penguatan kapabilitas Kesatria Perubahan untuk terus meningkatkan penerapan Budaya BerAKHLAK serta sinkronisasi Budaya BSN dengan program-program Reformasi Birokrasi secara berkelanjutan, sebut Sekretaris Pokja Reformasi Birokrasi Area Manajemen Perubahan BSN, Noviati Listiyasningsih

Acara yang bertemakan Spirit and Energy for Transformation ini masih dapat dikunjungi secara virtual melalui tautan ASN Culture Fest 2022. ASN BSN BerAKHLAK. (PjA – Humas).