Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

BSN dan APINDO Ajak Pelaku Usaha Tingkatkan Performa dengan Standardisasi

  • Rabu, 22 Mei 2024
  • Humas BSN
  • 1098 kali

Badan Standardisasi Nasional (BSN) bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) memberikan perhatian khusus bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan performa usaha melalui penerapan standardisasi. Penerapan standar akan memperkuat pelaku usaha Indonesia dalam skenario global, dengan menunjukkan komitmen terhadap peningkatan kualitas produk dan layanan, serta keberlanjutan lingkungan.

Penerapan standardisasi menyentuh faktor-faktor pertumbuhan usaha, diantaranya adalah menciptakan efisiensi juga produktivitas usaha; memenuhi syarat legal peredaran barang serta jasa di pasaran; memberikan akses terhadap pasar yang baru; sehingga mampu meningkatkan mutu produk yang dihasilkan sehingga berdampak positif bagi usaha atau organisasi melalui keunggulan kompetitif termasuk citra perusahaan yang kian baik hasil dari proses penerapan standardisasi, bahkan berpotensi berkontribusi terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) secara nasional. 

"Mengutip publikasi dari Centre for Economics and Business Research (CEBR) London, UK untuk International Organization for Standardization (ISO) yang dirilis tahun 2023, standardisasi berpengaruh terhadap 21,2% pertumbuhan produktivitas tenaga kerja dan 14,5% pertumbuhan PDB Indonesia," ungkap Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Zakiyah saat membuka Webinar Peningkatan Performa Bisnis dengan Standardisasi bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Selasa (21/5/2024). 

Kontribusi standardisasi terus melaju dalam memberikan perlindungan kepada konsumen, pelaku usaha, termasuk tenaga kerja dan masyarakat luas untuk keselamatan, keamanan, kesehatan maupun pelestarian fungsi lingkungan hidup. Dengan adanya standar yang diterapkan secara konsisten, konsumen dapat memiliki keyakinan bahwa produk dan layanan yang digunakan aman, berkualitas, dan ramah lingkungan. Ini juga membantu dalam membangun kepercayaan antara pelaku usaha dan konsumen, serta mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Standardisasi menjadi elemen kunci dalam menjaga kualitas, efisiensi, juga daya saing di berbagai industri. Penerapan standar meningkatkan produk dan layanan untuk dapat diterima di pasar global, yang tentu membuka pintu peluang perdagangan melalui ekspor yang berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional," jelas Zakiyah. 

Sementara itu, Ketua Dewan Juri SNI Award 2024 yang merupakan Dewan Penasihat Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Hariyadi Sukamdani menyampaikan perlunya peningkatan mutu atau kualitas produk dari pelaku usaha Indonesia untuk dapat lebih bersaing dengan produk asing. 

"Penerapan standardisasi sangat menunjang performansi perusahaan," ungkapnya. 

Besar harapannya, perusahaan-perusahaan menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara berkelanjutan, guna memenuhi selera pasar seiring peningkatan efektivitas operasional usaha yang dijalankan. Pelaku usaha Penerap SNI masih berkesempatan untuk mendaftar SNI Award 2024, yang dibuka hingga 10 Juni 2024, ajak Hariyadi. 

Peserta SNI Award 2024 memerlukan pemahaman penerapan standar yang baik disamping kuantitas peserta, sebagaimana yang diutarakan oleh Wakil Ketua Dewan Juri SNI Award 2024 juga Chairman International Chamber of Commerce (ICC) Indonesia, Noke Kiroyan.

"Tanpa standardisasi pelaksanaan bisnis internasional akan berjalan sulit," pungkasnya. 

Berkenaan dengan perkembangan usaha, perlu ditunjang dengan infrastruktur yang memadai, diiringi dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. 

"SDM kompeten yang terstandardisasi dalam Bidang Manajemen Risiko harus dikembangkan, guna mengenali potensi awal risiko yang dapat terjadi atau berdampak terhadap usaha, dan SNI ISO 31000:2018 Manajemen Risiko - Panduan sebagai acuannya," terang Anggota Dewan Juri SNI Award 2024 yang juga Ketua Dewan Pengawas dan Kode Etik Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA), Antonius Alijoyo.

Acara yang berjalan secara interaktif ini dimoderatori oleh Anggota Dewan Juri SNI Award 2024 yang juga Ketua Dewan Pengurus The Indonesian Institute for Corporate Governance (ICG), Gendut Suprayitno.

Pendaftaran SNI Award 2024 dapat dilakukan melalui tautan: s.id/SNIAWARD2024, hingga 10 Juni 2024. (PjA - Humas)