Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

BSN Gandeng Pemda Kabupaten Bogor Perkuat Penerapan SNI

  • Jumat, 10 Mei 2024
  • Humas BSN
  • 771 kali

Dalam rangka penguatan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) guna mendukung peningkatan daya saing produk unggulan di Kabupaten Bogor, Badan Standardisasi Nasional (BSN) menggandeng Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor untuk berkolaborasi dalam program penguatan Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Perlu adanya sinergi antar Kementerian/Lembaga/Daerah termasuk swasta dalam pembinaan penerapan SNI kepada para pelaku usaha, termasuk IKM,” demikian diungkapkan oleh Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Nur Hidayati saat memberikan pengantar dalam kesempatan diskusi bersama Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Arif Rahman dan Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Riny Kusumawati pada Selasa (7/5/2024) di Bogor, Jawa Barat.

Nur Hidayati menambahkan bahwa BSN bermaksud menggandeng Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor juga Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor untuk mendorong penerapan SNI kepada para pelaku usaha di wilayah dimaksud.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Arif Rahman, Kabupaten Bogor, memiliki 24 pasar dimana satu diantaranya sudah tersertifikasi SNI Pasar Rakyat yaitu Pasar Cisarua dengan fasilitas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, yang juga Binaan BSN sejak tahun 2022. Penerapan SNI dapat diberikan kepada pengelola pasar rakyat ini, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dan semakin terpercaya bagi masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan BSN ini.

“Selain itu, kolaborasi dapat juga dilakukan bagi IKM di Kabupaten Bogor yang sudah berorientasi ekspor atau pasar retail, karena selama ini SNI yang dipersyaratkan untuk para IKM masuk pasar retail,” jelasnya.

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor turut menyambut baik kolaborasi ini, “DISKOPUKM Kabupaten Bogor menyambut baik ajakan kolaborasi ini. Kabupaten Bogor memiliki sekitar 36.000 UKM, dan 778 koperasi di 40 Kecamatan, sehingga program ini diharapkan dapat membantu memajukan para UKM dan koperasi tersebut,” ungkap Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Riny Kusumawati.

Saat ini Kabupaten Bogor memiliki program pembinaan kepada UKM, di antaranya program UKM Naik Kelas yang diikuti oleh sekitar 140 UKM terpilih di wilayah Kabupaten Bogor. 

“Akan sangat baik jika pengetahuan mengenai SNI dan SNI bina-UMK dapat diinformasikan seluasnya-luasnya kepada UMKM dan Koperasi agar mereka dapat berkembang lebih baik lagi dan berdaya saing,” jelas Riny.

Sementara itu, kolaborasi program yang dapat dilaksanakan diantaranya adalah rencana sosialisasi SNI bina-UMK sebagai agenda kegiatan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor; sosialisasi yang melibatkan BSN dalam rangka menjaring IKM yang akan menerapkan SNI di bidang pangan serta non-pangan; pembinaan Penerapan SNI di Pasar Cibinong; Pasar Cileungsi, Pasar Ciawi; Pasar Cigombong; pembinaan produk unggulan IKM dengan orientasi ekspor; hingga penyelenggaraan Training of Trainer (ToT) Pembinaan Penerapan SNI termasuk promosi produk-produk ber-SNI melalui pameran.

Turut hadir dalam diskusi, Perwakilan dari Sekretariat Kabinet, Febriana yang mendukung program kolaborasi  BSN - Disdagin dan BSN - DiskopUKM Kabupaten Bogor, dan akan ikut serta mengawal sekaligus memonitor tindak lanjut kegiatan dimaksud. (PjA - Humas) 

 

Galeri Foto: BSN Gandeng Pemda Kabupaten Bogor Perkuat Penerapan SNI