Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

ISO/COPOLCO ke-44 Tingkatkan Minat serta Partisipasi Konsumen dalam Standardisasi

  • Senin, 05 Juni 2023
  • 1464 kali

ISO/COPOLCO (International Organization for Standardization/Committee on Consumer Policy) yang merupakan Komite Kebijakan Standardisasi terkait dengan konsumen di ISO, kembali digelar yang memasuki tahun ke-44, pada 23-26 Mei 2023 di New Delhi, India.

Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai perwakilan Indonesia dalam keanggotaan forum ISO/COPOLCO turut hadir secara daring, yang diharapkan dapat merepresentasikan kondisi serta berkontribusi untuk memberikan jawaban dari berbagai tantangan terhadap segala perkembangan mengenai konsumen di Indonesia.

Bureau of Indian Standards (BIS) selaku tuan rumah rangkaian kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini, diawali dengan sesi orientasi sekaligus perkenalan dari Anggota Working Group juga Stakeholder yang hadir. Dalam kesempatan yang sama, dialog dengan tema Challenges and good practices for consumer engagement dilaksanakan untuk membangun kesadaran konsumen akan standar, yang dimoderatori oleh Co-Convenor WG23, S. James.

Senada dengan tema dialog, Executive Director, Consumer Council Zimbabwe, Rosemary Shumirayi Chikarakara Mpofu menyampaikan akan pentingnya kesadaran dan suara konsumen untuk mencapai tujuan membangun lingkungan yang sehat bagi konsumen.

Lingkungan yang sehat bagi konsumen, tutur Senior Researcher, Institute for Consumer Safety Korea, Jang Hwan Bae dapat meningkatkan partisipasi dan minat konsumen dalam standardisasi sebagaimana yang dipresentasikan di dalam rencana aksinya. Peranan organisasi yang tertuang dalam rencana aksi juga bagian penting dalam rangka melindungi hak-hak konsumen, pungkas Secretary, DIN Consumer Council, Germany, Karin Both.

Dalam sidang hari pertama, Sadie Dainton, selaku Ketua ISO/COPOLCO menyambut seluruh delegasi yang hadir yang turut mengapresiasi adanya peningkatan partisipasi perempuan dalam ISO/COPOLCO. Adapun, sidang dibuka oleh Honourable Cabinet Minister, Ministry of Commerce & Industry, Consumer Affairs, Food and Public Distribution and Textiles, Piyush Goyal yang menyatakan bahwa konsumen memainkan peranan penting dalam pasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Terkait pertumbuhan ekonomi melalui peranan konsumen, sidang hari kedua membahas peranan standar untuk memberdayakan konsumen secara berkelanjutan yang dimoderatori oleh Independent Consultant - Consumer Research, Policy, Advocacy and Protection, Julie Hunter. “ISO/COPOLCO membutuhkan expert dari Negara-negara Anggota untuk turut serta dalam Komite terkait konsumen,” ungkap Ketua ISO/COPOLCO, Sadie Dainton.

“Melalui badan standar masing-masing negara anggota ISO/COPOLCO memegang peranan penting sebagai penghubung yang merepresentasikan kondisi konsumen dunia untuk memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi oleh konsumen,” pungkas Sadie.

Standar sendiri dapat digunakan untuk memberdayakan konsumen secara berkelanjutan. Sekaligus dapat dijadikan pedoman kepada konsumen dalam membuat keputusan pembelian atau konsumsi produk, dimana standar dapat memberikan perlindungan konsumen, termasuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Sejalan dengan kondisi konsumen di Indonesia yang ditunjukkan dengan hasil Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) tahun 2022 oleh Kementerian Perdagangan, menunjukkan konsumen di Indonesia pada level berdaya yang dapat terus ditingkatkan guna mempengaruhi iklim produksi serta distribusi barang dan jasa yang jauh lebih baik lagi di masa yang akan datang. (Nia PPSPK/Red: PjA – Humas)