Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

BSN Dukung Peningkatan Kualitas UMK di Jawa Barat

  • Senin, 07 November 2022
  • Humas BSN
  • 771 kali

Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Badan Standardisasi Nasional (BSN), Zakiyah turut menghadiri kegiatan pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi 550 pelaku usaha mikro kecil (UMK) perseorangan di Garut, Jawa Barat, Kamis (3/11/2022), yang diselenggarakan oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Saat ini, proses pembuatan NIB dapat dilakukan tanpa datang langsung ke kantor instansi terkait karena hanya dengan menggunakan ponsel melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) Indonesia yang tersedia di Google Playstore dan Apple App Store.

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, sejak sistem OSS Berbasis Risiko resmi diluncurkan pada tanggal 9 Agustus 2021 lalu hingga 3 November 2022 pukul 10.00 WIB, sebanyak 2.509.844 NIB telah diterbitkan dan UMK mendominasi sebesar 98 persen dari jumlah NIB tersebut.

Kementerian Investasi/BKPM bersama para mitra berkolaborasi untuk memberikan kemudahan dan percepatan perizinan berusaha khususnya bagi pelaku UMKM.

Saat ditemui seusai acara, Zakiyah mengungkapkan, pada 28-29 Juni 2022 telah dilaksanakan Kegiatan Fasilitasi Peningkatan Kompetensi Bagi Pelaku Usaha Nasional Di Daerah Jawa Barat, melalui kolaborasi antara BSN, Kementerian Investasi/BKPM, Badan POM, BPJPH dan DPMPTSP.

Zakiyah menjelaskan bahwa guna mendukung peningkatan kualitas UMK, BSN telah meluncurkan program SNI Bina UMK. Fasilitas SNI Bina UMK dapat diakses para pelaku UMK melalui website binaumk.bsn.go.id, setelah pelaku UMK mendapatkan tanda SNI Bina UMK melalui aplikasi sistem perizinan tunggal (OSS), selama risiko bisnis atau produknya termasuk kategori rendah.

Menurut Zakiyah, melalui SNI Bina UMK, UMK yang terdaftar mendapat kesempatan menerima fasilitasi pembimbingan penerapan SNI dan aturan-aturan yang lain berlaku, baik dalam maupun luar negeri. BSN akan melakukan pembinaan secara masif kepada UMK, yang saat ini masih terkonsentrasi secara elektronik. BSN menyediakan modul-modul elektronik yang dapat diakses oleh masyarakat.

Seusai acara, Zakiyah melakukan kunjungan untuk melihat secara langsung penerapan SNI oleh UMK binaan BSN, yaitu Areniss Indonesia (CV Sentosa Andalan Wurmb), produsen gula aren dengan merek Areniss di daerah Garut, Jawa Barat yang merupakan binaan Kantor Layanan Teknis (KLT) BSN Jawa Barat yang telah berhasil mendapatkan sertifikat SNI HACCP. (Anang-KLT BSN Jabar/ed: arf-humas)

 

 Galeri foto: Kunjungan Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN ke Garut