Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

SNI ISO/IEC 17029:2019 Mendukung Verifikasi Pemenuhan TKDN

  • Senin, 12 September 2022
  • Humas BSN
  • 981 kali

Penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam industri terus didorong oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan daya saing dan mendorong perekonomian nasional. Untuk mengetahui pemenuhan TKDN tentu harus dilakukan melalui verifikasi. Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait yaitu SNI ISO/IEC 17029:2019 Penilaian Kesesuaian – Prinsip dan Persyaratan Umum bagi Lembaga Validasi dan Verifikasi yang digunakan sebagai persyaratan kompetensi lembaga validasi/verifikasi melalui proses akreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

"Mengingat kebutuhan yang semakin meningkat untuk verifikasi dan validasi, Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) sebagai Lembaga Verifikasi dan Validasi akan diakreditasi berdasarkan SNI ISO/IEC 17029 termasuk untuk verifikasi TKDN," ungkap Kepala BSN, Kukuh S. Achmad dalam Seminar “Peranan Standar terhadap Daya Saing Produksi Dalam Negeri Melalui Tingkat Komponen Dalam Negeri yang Mutunya Diverifikasi oleh Laboratorium Terakreditasi” yang diselenggarakan oleh Masyarakat Standardisasi Indonesia (MASTAN) pada Pameran Lab Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (8/9/2022).

Perlindungan dan daya saing merupakan kata kunci yang menggambarkan peranan dari standardisasi dan penilaian kesesuaian. Penerapan standar dapat menjamin mutu dan keamanan suatu produk sehingga mampu meningkatkan daya saingnya baik di pasar domestik maupun ekspor.

"SNI memfasilitasi dunia usaha dan regulasi yang disusun oleh Kementerian maupun Lembaga Pemerintah Non-Kementerian. BSN mendukung semua hal terkait standardisasi untuk mendukung implementasi regulasi, baik yang diamanahkan oleh Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, dan lain-lain" jelas Kukuh. 

Masih dalam konteks melindungi dan meningkatkan daya saing, kegiatan standardisasi harus didukung oleh LPK yang kompeten, maka sistem akreditasi di Indonesia yang dioperasikan oleh KAN perlu memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan, termasuk bagi para regulator. KAN saat ini telah mengoperasionalkan 34 skema, 16 diantaranya sudah diakui internasional. 

Salah satu skema KAN yang telah diakui secara internasional adalah Skema Akreditasi Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LV/VGRK) berdasarkan SNI ISO/IEC 17029.

Seminar yang turut dihadiri oleh Ketua MASTAN, Supandi ini merupakan rangkaian acara Lab Indonesia 2022, yang merupakan pameran teknologi peralatan laboratorium yang berfokus pada instrumen ilmiah untuk berbagai industri seperti farmasi, migas, bioscience hingga nano-science, dengan peserta dari berbagai negara diantaranya adalah Swiss, Turki, Malaysia, Korea, serta Amerika Serikat. (PjA - Humas). 

 

Galeri Foto: SNI ISO/IEC 17029:2019 Mendukung Verifikasi Pemenuhan TKDN