Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

BSN/KAN Gelar Refreshment Asesor Laboratorium Kalibrasi

  • Senin, 18 April 2022
  • Humas BSN
  • 258 kali

 

Dalam upaya meningkatkan sistem dan kinerja dalam proses assessment, Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) menyelenggarakan Refreshment Asesor Laboratorium Kalibrasi secara daring pada Rabu (13/4/2022).

Direktur Sistem dan Harmonisasi Akreditasi BSN, Sugeng Raharjo menyampaikan bahwa kini evaluasi asesor dapat dilakukan dengan mudah. Asesor kepala dapat memberikan penilaian anggotanya melalui aplikasi KANMIS, sehingga nanti penilaian tinggal menarik data dari aplikasi tersebut,” ujar Sugeng dalam sambutannya.

Sampai Desember 2021, jumlah laboratroium kalibrasi terakreditasi KAN sudah mencapai 364 laboratorium. Sugeng menilai, dengan rata-rata penambahan 25 laboratorium per tahun, estimasinya kalau asih konstan berarti 5 tahun ke depan akan bertambah 100 laboratorium lagi. “Asesor sebagai ujung tombak dari proses asesmen akan sangat mengambil peran, dan mungkin perlu penambahan asesor baru untuk membantu dalam proses asesmen,” tutur Sugeng.

Untuk Lembaga Penilaian Kesesuaian di lingkup sertifikasi, saat ini ada 484 lembaga sertifikasi, lembaga validasi, dan lembaga inspeksi yang diakreditasi oleh KAN. Penambahannya juga lumayan tinggi, dengan rata-rata 30 lembaga per tahun.

Sugeng menuturkan, laboratorium kalibrasi juga berperan terhadap proses sertifikasi, baik untuk sertifikasi produk, inspeksi, sistem manajemen, dan lain-lain. Pasalnya, ketika KAN melakukan asesmen kepada lembaga sertifikasi produk, misalnya, lembaga sertifikasi tersebut harus menunjukkan hasil pengujian dari alat uji yang sudah terkalibrasi. “LSPro juga perlu laboratorium penguji untuk mendukung kegiatan pengujian, dan ini akan terkait dengan laboratorium kalibrasi. Oleh karena itu, peran laboratorium kalibrasi dalam mendukung suatu proses sertifikasi juga cukup dominan,” terangnya.

Selanjutnya, analis standardisasi ahli madya selaku koordinator kelompok substansi sistem dan harmonisasi akreditasi laboratorium, Murni Aryani menyampaikan pengalaman kegiatan asesmen laboratorium kalibrasi sesuai SNI ISO 17025. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk bertukar pikiran, saling tukar pengalaman antar asesor dalam melakukan asesmen kepada laboratorium kalibrasi. (ald-Humas)