Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Terapkan SNI, UMKM Binaan BSN Percaya Diri Raih Pasar

  • Kamis, 21 Oktober 2021
  • Humas BSN
  • 1880 kali

Dalam upaya meningkatkan daya saing bangsa, Badan Standardisasi Nasional (BSN) berkomitmen untuk membina pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI). Salah satu UMKM binaan BSN di Sumatera Selatan yang telah menerapkan SNI adalah UMKM Alisyamarsha Home Decoration & Souvenir.

Dalam kunjungan ke UMKM Alisyamarsha Home Decoration & Souvenir di Palembang pada Senin (18/10/2021), Kepala BSN, Kukuh S. Achmad menyampaikan bahwa BSN membina UMKM yang mampu berkomitmen menerapkan SNI, dengan harapan dapat menjadi role model bagi pelaku usaha sejenis.

Kukuh pun mengapresiasi komitmen pemilik UMKM Alisyamarsha Home Decoration & Souvenir, Irna Agustina, yang telah berkomitmen menerapkan SNI ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu. “Raihan sertifikasi SNI ISO 9001 ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM dapat menerapkan standar seperti perusahaan-perusahaan besar. Dengan menerapkan Sistem Manajemen Mutu, saya rasa konsistensi kualitas produknya pun dapat disejajarkan dengan produk sejenis lain,” tutur Kukuh.

Irna mengungkapkan, usahanya dalam menerapkan SNI di rumah produksinya sebanding dengan manfaat yang diterima. “Keberterimaan produk kami di masyarakat sangat baik. Kami pun percaya diri untuk bersaing dengan perusahaan besar lainnya,” ujar Irna. Saat ini, Irna juga sedang mengajukan sertifikasi SNI untuk produk tekstil, sesuai SNI 7617:2013/Amd1:2014 Persyaratan zat warna azo, kadar formaldehida dan kadar logam terekstraksi pada kain.

Dalam kesempatan ini, Kukuh didampingi Deputi Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Zakiyah. Kukuh pun menyampaikan bahwa UMKM Alisyamarsha Home Decoration & Souvenir serta UMKM lain dapat berkonsultasi mengenai penerapan SNI melalui Kantor Layanan Teknis (KLT) BSN di wilayah Sumatera Selatan. Adapun KLT BSN di wilayah Sumatera Selatan berada di Jl Basuki Rachmat No.22, Talang Aman, Palembang. (KLT Sumsel/ed: Humas)