Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Kepala BSN Dorong Penyusunan SNI Secara Simpler, Faster, Better

  • Rabu, 29 September 2021
  • Humas BSN
  • 1749 kali

 

Kualitas Standar Nasional Indonesia (SNI) yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder menjadi tuntutan yang tidak bisa dihindarkan. Apalagi, dengan adanya penyederhanaan perizinan berusaha berdasarkan analisis risiko, peran standar menjadi sangat penting. Untuk itu, penyusunan standar diharapkan dapat lebih cepat, lebih simple, dan lebih baik hasilnya.

“Kita tidak boleh kehilangan momentum. Ketika negara membutuhkan suatu standar, maka kita semua harus dapat merespon secepat mungkin,” tegas Kepala BSN, Kukuh S. Achmad, saat membuka webinar “Temu Komite Teknis Perumusan SNI dan Penganugerahan HTCA tahun 2021,” Rabu (29/9/2021).

Sebagaimana diketahui, pengembangan Standar Nasional Indonesia (SNI) di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran Komite Teknis (Komtek) Perumusan SNI yang dibentuk dan ditetapkan oleh BSN. Komtek dibentuk sesuai dengan ruang lingkupnya, beranggotakan perwakilan dari unsur pemangku kepentingan yang mewakili pemerintah, pelaku usaha, akademisi/pakar dan konsumen, dan bertugas melaksanakan perumusan rancangan SNI dan pemeliharaan SNI. “Ujung tombak pengembangan Standar Nasional Indonesia adalah Komite Teknis,” ujar Kukuh.

Salah satu tagline organisasi standar internasional / International Organization for Standardization (ISO) adalah all voice heard. Kukuh menilai, tahapan jajak pendapat sangat penting sebagai tools untuk memperoleh konsesnsus secara nasional. Ia pun berpesan agar ketua, sekretaris, dan anggota komtek dapat menyosialisasikan kepada stakeholder terdekat ketika rancangan SNI sedang memasuki tahapan jajak pendapat. (ald-Humas)