Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Cita Rasa Unik Siki Coffee, Kopi Bubuk Ber-SNI dari Bandung

  • Jumat, 24 September 2021
  • Humas BSN
  • 1952 kali

 

Bandung, Ibu Kota Jawa Barat yang sering dijuluki sebagai Paris van Java karena keindahannya, ternyata memiliki potensi tersembunyi yaitu kopi. Kondisi geografis Bandung yang dikelilingi gunung dan dataran tinggi sangat strategis sekali, karena memiliki ketinggian diatas 1.000 Meter di atas permukaan laut sehingga kopi yang ditanam memiliki cita rasa dan berkualitas tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat mencatat, kopi merupakan komoditas yang paling produktif dibanding komoditas perkebunan lainnya seperti teh, tembakau, dan cengkeh.

Asep Tarhono salah satu orang yang melihat potensi tersebut, pria asli Banjaran ini awalnya bekerja di perusahaan mesin, berasal dari pengalamannya selama bekerja di bidang permesinan dan ketertarikanya dengan kopi, Asep berhasil merancang dan membuat mesin sangrai kopi sendiri dengan teknik hot air roasted. Dengan teknik tersebut, Asep bisa mengubah biji kopi yang kurang bagus menjadi biji kopi yang berkualitas. Berbekal mesin buatannya dan pengalaman di bidang kopi sejak tahun 1984, Asep membuka layanan roasting dan kedai kopi dengan nama Siki Coffee pada tahun 2016.

Kopi yang disajikan Siki Coffee beraneka rasa, tak cuma americano, capuccino atau espresso, racikan kopi dengan lemon, susu, pisang dan beberapa bahan lain menimbulkan cita rasa unik yang tak bisa dilupakan. Keunikan lain yang dimiliki yaitu dalam penamaan produknya menggunakan nama-nama jalan di kota Bandung. Di antaranya Banceuy Coffee, Cikapundung Coffee, Asia Afrika Coffee, Papandayan Coffee dan Lengkong Coffee, dengan alasan supaya brand siki Coffee nempel dengan Kota Bandung. Untuk lebih menguatkan brand Siki Coffee sebagai produk kopi berkualitas, Asep mengikuti program pembimbingan penerapan SNI yang diadakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Pasang surut mewarnai perjuangan Asep dan Siki Coffee dalam mendapatkan Surat Persetujuan Penggunaan Tanda (SPPT) SNI. Tahun 2017, Siki Coffee mulai ikut seleksi program pembimbingan SNI, namun karena dinilai belum siap dari legalitas, dokumen mutu maupun tempat produksinya, Siki Coffee diminta untuk melengkapi dan melakukan pembenahan. Setelah mencoba menerapkan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan melengkapi legalitas, pada tahun 2020 Siki Coffee kembali mengajukan dan dinyatakan lolos seleksi untuk dibimbing dalam penerpan SNI 01-3542:2004 Kopi Bubuk. Sampai akhirnya pada bulan Juli tahun 2021, Siki Kopi berhasil mendapatkan SPPT SNI untuk produk kopi bubuk.

Sertifikat SNI tersebut menjadi bukti komitmen Asep dalam memajukan kopi Jawa Barat, sekaligus jaminan bahwa Siki Coffee tidak hanya berbicara soal citarasa kopi, tetapi juga kualitas dan keamanannya. “Dengan mendapatkan sertifikat SNI, menjadi bukti bahwa produk Siki Coffee 100% berisi kopi bubuk, bukan campuran dari bahan lain, apalagi bahan berbahaya yang bisa menganggu kesehatan konsumen” ujar Asep kepada tim BSN (13/9/2021) saat ditanya motivasi utamanya mengajukan sertifikasi SNI.

Untuk terus mengembangkan kopi di Jawa Barat, Asep membuka pelatihan penyeduhan kopi, serta aktif membagikan ilmunya dan mendorong supaya anak muda untuk menjadi pengusaha kopi "Banyak yang beli biji kopi saya, lalu mereka jual kembali dengan label sendiri. Saya mah enggak apa-apa kalau kaya gitu, biar banyak yang sukses jadi pengusaha dan kopi Jawa Barat makin terkenal" pungkasnya sambil tersenyum lebar.

Ingin belajar menyeduh kopi dan melihat proses pengolahan kopi? Atau penarasan dengan cita rasa unik Siki Coffe? Yuk, langsung merapat ke pabrik SIki Coffee di Jalan Raya Pengalengan No 669, Jagabaya, Cimaung, Kabupaten Bandung. Asep Tarhono siap menyambut dengan ramah dan membagi pengalamannya selama bergelut di dunia kopi. (BMI/DSPK)