Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Keren, Sepeda Lipat Billiton Karya Anak Belitung Siap Bersaing di Pasar Internasional

  • Jumat, 26 Maret 2021
  • Humas BSN
  • 203 kali

PANGKALPINANG, iNews.id - Sepeda lipat tiga "Billiton" buatan generasi muda Kabupaten Belitung segera mendunia. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan meyakini sepeda ini mampu bersaing di pasar internasional karena memiliki material berkualitas tinggi, ringan, dan kuat.

Menurut Erzaldi, sepeda lipat tiga Billiton merupakan produk dengan spesifikasi gahar yang diyakini akan menjadi salah satu yang terbaik. Sama baiknya dengan dunia yang mengenal Billiton sebagai Belitung tempo dulu.

"Kami yakin spesifikasi sepeda ini mampu menyaingi sepeda impor ternama seperti Brompton dan sejenisnya yang dihargai sampai ratusan juta rupiah," kata Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Jumat (26/3/2021).

Produksi sepeda lipat Billiton juga akan jadi menjadi titik balik untuk kian melambungkan nama Belitung  yang terkenal dengan sejarah dan keindahan alamnya.

"Sepeda chrome lipat Billiton yang diproduksi PT Billiton Bike Indonesia ini 'hanya' berbobot 9,7 kilogram. Dibungkus dengan material khusus alumunium alloy 6061. Ini merupakan material berkualitas tinggi yang ringan dan kuat," ujarnya.

Ia menjelaskan, material tersebut digunakan di frame set, main frame, triangle, seat post, handle post, bottom bracket, hingga suspension block kemudian finishing menggunakan clear anodizing. Billiton dirakit menggunakan mesin CNC dengan tingkat presisi tinggi. Aksesorisnya juga diproduksi menggunakan mesin semi otomatis dengan teknisi profesional.

Sepeda lipat Billiton tersebut juga telah lulus Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan sistem pendampingan manajemen mutu ISO 9001:2015 dengan nomor SNI 1049:2008 NPB 1-120-002-210392-5. "Inilah gambaran yang tidak main-main yang disuntikkan ke sepeda lipat Billiton, sepeda lipat karya anak bangsa. Walaupun mungil tapi memiliki kekuatan luar biasa. Mampu menahan beban hingga 120 kilogram," katanya.

Menurut dia, nama besar Billiton yang telah dikenal dunia akan sejarahnya adalah suatu pertaruhan untuk disematkan menjadi brand sepeda lipat. Sejarah mencatat bahwa Billiton pada era perdagangan rempah-rempah menjadi jalur maritim perdagangan internasional yang dikenal dengan nama Maritime Spice Route setelah zaman perdagangan melalui darat antara Cina dan Arab yaitu Silk Route (Jalur Sutera).

"Kami berharap masyarakat Babel untuk mendukung suksesnya acara launching sepeda lipat yang rencananya dilakukan di Belitung dan akan dihadiri oleh Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto, di kegiatan 'Tour de Babel' Mei dan Juni mendatang," ujarnya.

 Dia menambahkan, UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia yang mempekerjakan sebagian besar tenaga kerja Indonesia harus dijaga. Pelaku UMKM pun dituntut untuk bisa lebih kreatif lagi.

"Pelaku bisnis khususnya UMKM harus bisa lebih peka dalam merespons perubahan perilaku masyarakat yang terjadi secara masif seperti ini. Hal ini harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM lokal," kata Gubernur Erzaldi.

 

 

Tautan Berita: Keren, Sepeda Lipat Billiton Karya Anak Belitung Siap Bersaing di Pasar Internasional (inews.id)