Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

BSN Berikan Kuliah Umum Standardisasi Kepada Mahasiswa Permatasari UNSRI

  • Senin, 08 Februari 2021
  • Humas BSN
  • 365 kali

Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerja sama dengan Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang menyelenggarakan Kuliah Umum Pembukaan Kuliah perdana bagi mahasiswa Program Permatasari (Pertukaran Mahasiswa Perguruan Tinggi) pada Selasa (03/02/2021). Kuliah umum yang dilaksanakan melalui media Zoom ini diberikan langsung oleh Peneliti Ahli Utama pada Pusat Riset dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BSN, Bambang Prasetya, serta dimoderatori Kepala Laboratorium Pengujian Terpadu (LPT) FMIPA UNSRI yang juga Dosen Pengampu Mata Kuliah Standardisasi UNSRI, Suheryanto.

Dalam kuliah umum yang diikuti oleh 240 mahasiswa dari 20 perguruan tinggi ini, Bambang menyampaikan topik “PERAN STANDARDISASI DAN PENILAIAN KESESUAIAN UNTUK DAYA SAING BANGSA” Dalam paparannya, Bambang mengatakan, berdasarkan UU SPK, BSN memiliki dua tugas utama yaitu mengelola sistem standardisasi dan penilaian kesesuaian, serta memperjuangkan posisi Indonesia di forum TBT (technical barrier to trade)- WTO bersama K/L terkait.

Di bidang standardisasi sendiri, BSN bertugas dalam pengembangan, penerapan dan pembinaan SNI. Bambang pun menekankan, SNI berperan penting untuk mendorong daya saing produk nasional dalam rangka penguasaan pasar domestik, penetrasi pasar internasional serta melindungi pasar domestik dari barang-barang berstandar rendah. Tak hanya mendengarkan pemaparan materi, para mahasiswa juga diberi kesempatan untuk berdiskusi dengan kedua narasumber. Beberapa mahasiswa antusias mengajukan pertanyaan mengenai SNI dan perbedaannya dengan standar internasional ISO. Bahkan, salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum juga tertarik dengan materi SNI ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

Kuliah umum melalui media zoom ini merupakan wujud nyata kerjasama antara BSN dan UNSRI dalam Penerapan Pendidikan Standardisasi yang sudah dilakukan sejak lebih dari dua periode nota kesepahaman BSN-UNSRI. Dalam pembukaanya, Wakil UNSRI Bidang Akademik, Zainudin Nawawi sangat mendukung sinergi BSN dan UNSRI baik di bidang Pendidikan standardisasi maupun kegiatan lainnya seperti pengembangan laboratorium, magang mahasiswa dan lain sebagainya.  Pendidikan Standardisasi di UNSRI sudah diisi dengan berbagai kegiatan, dari mulai pengajaran Mata Kuliah Standardisasi di Jurusan Kimia FMIPA, di Teknologi Hasil Pertanian. Pengajaran baik melalui, kuliah umum, mata kuliah wajib, pilihan dan penelitian mahasiswa (magang dan skripsi) serta pelatihan teknis standardisasi untuk sebagai penunjang atau suplemen dalam SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah). Ke depan, sinergi Pendidikan standardisasi akan dikembangkan di jurusan lain seperti Ekonomi, Hukum, Teknologi Pangan dan lain-lain. (KLT Sumsel/ed:humas)