Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

136 Ton Bantuan Pakan Ikan Dari KKP Mengalir Ke Pembudidaya Selama Pandemi Covid-19

  • Jumat, 08 Mei 2020
  • Humas BSN
  • 528 kali

 

Jakarta - Upaya penanganan dampak Covid-19 dengan mempercepat program bantuan kepada masyarakat terus dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) seperti pendistribusian bantuan pakan sebagai kebutuhan utama dalam proses budidaya ikan terus digenjot, utamanya untuk pembudidaya ikan skala kecil.

Awal bulan Maret 2020 hingga awal bulan Mei, atau selama masa pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia, KKP telah menggelontorkan bantuan pakan ikan sebanyak 136 ton kepada pembudidaya ikan di 24 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.


Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menyampaikan bahwa akselerasi bantuan diberikan sebagai motivasi bagi pembudidaya untuk tetap semangat melakukan proses produksi.

Selain memastikan roda ekonomi pembudidaya dapat terus berjalan, hasil produksi juga turut memiliki andil dalam menjaga ketahanan sumber pangan berprotein tinggi seperti ikan yang dibutuhkan dalam masa pandemi ini.

“Bantuan pakan ikan sebagai salah satu komponen terpenting dalam proses akuakultur terus kami dorong penyalurannya. Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), pemerintah sangat serius dalam menjalankan tanggung jawab memproduksi pakan ikan mandiri berkualitas untuk dapat didistribusikan kepada pembudidaya," tuturnya, Jumat (8/5/2020).

Wabah Covid-19 tidak menyurutkan semangat untuk menghasilkan produksi pakan dengan tetap mengedepankan standar keselamatan yang dianjurkan.

"Bantuan ini juga merupakan bentuk stimulus dari pemerintah karena di beberapa daerah ada pembudidaya yang harus memperpanjang masa pemeliharaan ikan karena penjualan yang akan menurun,” lanjut Slamet.

Pakan dihasilkan UPT DJPB telah mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI), sehingga memiliki kualitas yang baik serta mampu bersaing dengan pakan komersil.

“Untuk mengendalikan sistem mutu pembuatan pakan ikan, kami juga telah melaksanakan sertifikasi Cara Pembuatan Pakan Ikan yang Baik (CPPIB) sehingga mutu pakan yang diterima oleh konsumen benar-benar prima,“ ungkapnya.

Selain memberikan bantuan pakan mandiri secara langsung, KKP melalui Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari) terus mendorong pembudidaya untuk dapat mandiri menghasilkan pakan ikan sendiri.

Slamet yakin pemanfaatan bantuan secara seksama oleh pembudidaya, pakan ikan mandiri akan dapat menjadi faktor pengungkit pendapatan pembudidaya karena terbukti dapat menurunkan biaya produksi.

“Dengan berbagai keterbatasan sebagai dampak pandemi Covid-19, kami terus berupaya untuk dapat tetap memberikan pelayanan dan dukungan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha budidaya agar mampu melalui ujian ini secara bersama,” tutupnya. (ahs)

 

Tautan: 136 Ton Bantuan Pakan Ikan Dari KKP Mengalir Ke Pembudidaya Selama Pandemi Covid-19 - Kabarnusa.com