Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Empat Wakil Sumsel Raih SNI Award 2019, Terbanyak dari Luar Jawa

  • Kamis, 21 November 2019
  • KLT Palembang
  • 667 kali

Empat wakil perusahaan Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil membawa pulang 4 penghargaan SNI Award 2019 di Jakarta (20/11). Hal ini menjadikan Sumsel menjadi Provinsi terbanyak di luar Pulau Jawa yang meraih SNI Award 2019. Para peraih di antaranya PT. Pusri Palembang untuk kategori Emas, untuk kategori Perak diraih oleh 2 (dua) Perusahaan yaitu PT. Semen Baturaja dan PT. Pelabuhan Indonesia II – Boom Baru Palembang serta PT. Sinar Alam Permai (Wilmar Group) untuk kategori Perunggu.

 

SNI Award merupakan penghargaan tertinggi dari Pemerintah Republik Indonesia Kepada Perusahaan/organisasi yang di anggap konsisten dan komitmen dalam menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) serta memiliki kinerja yang baik. Seluruh perusahaan peraih penghargaan SNI Award 2019 telah berhasil melewati tahapan seleksi dan penilaian yang ketat serta dianggap layak untuk menerima penghargaan SNI award 2019.

 

Penilaian dilakukan secara independen oleh Tim Evaluator yang mempunyai kompetensi di bidangnya. Penetapan penerima penganugerahan dilakukan oleh Dewan Juri yang diketuai Prof. Rhenald Kasali, yang beranggotakan pimpinan dari instansi pemerintah, asosiasi produsen, perwakilan konsumen, lembaga penilaian kesesuaian, media massa, pakar di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian.

 

Kantor Layanan Teknis BSN Wilayah Palembang mengawal proses pencapaian tersebut sejak Mei 2019, dari mulai sosialisasi dan rekrutasi terdaftar 10 peserta dari Sumsel, pembimbingan pengisian kuesioner sampai 6 peserta lolos untuk evaluasi lapangan.

 

Keberhasilan 4 Perusahaan yang ada di Sumatera Selatan diharapkan dapat memacu percepatan penerapan SNI di wilayah Sumsel baik untuk sektor manufaktur, jasa, organisasi pemerintah dan sektor lainnya. (kltplm)



Basni

Ada tanggapan lebih lanjut?

Lapor
Hotline 021 392-7422 Whatsapp 0813 802 2930
Email bsn@bsn.go.id E-Pengaduan SIPMAS

Klik LAPOR untuk Pengaduan Masyarakat