Arti Logo

 

 

 

ARTI LOGO BSN:

BSN: merupakan singkatan dari Badan Standardisasi Nasional

Warna Biru BSN: melambangkan warna atmosfer dan samudera dunia dengan standardisasi sebagai barometer kehidupan, ekonomi, industri dan perdagangan. Warna Biru melambangkan Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Teknologi, Kebersihan, Keteraturan yang sesuai dengan asas standardisasi dimana standar harus memiliki sifat dapat dipercaya. Unsur teknologi juga berperan dalam standardisasi sehingga mampu memberikan jaminan keamanan. BSN harus mampu mengembangkan SNI yang harmonis dengan standar regional dan internasional sehingga memiliki asas keberterimaan yang tinggi. Dengan demikian dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Perisai hijau: Warna hijau memiliki makna sebagai keseimbangan dan persahabatan. Keberadaan BSN harus bisa menjadi impartial, independent dan transparan diantara kepentingan industri dan konsumen. BSN diharapkan menjadi jembatan penghubung diantara pemangku kepentingan sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan. Dengan SNI diharapkan dapat melindungi industri, perekonomian dan perdagangan Indonesia sehingga industri baik skala menengah dan besar maupun UMKM di Indonesia dapat berkembang dan bersaing di pasar global dan melindungi produksi dalam negeri dari ancaman produk/ jasa sub standar dari luar negeri sesuai dengan perjanjian TBT-WTO.

Titik merah: Bila dipadukan dengan bagian kaki kanan huruf ”N” mempunyai arti huruf ”i”, yang berarti Indonesia. Bila huruf ”S” dan ”N” serta biang merah dipadukan mempunyai akronim ”SNI”, sebagai produk BSN. Warna merah memiliki arti kekuatan/ energi sehingga di harapkan BSN bisa menjadi wakil Indonesia yang memiliki kekuatan dan energi yang kuat untuk melindungi kepentingan Indonesia khususnya di bidang standardisasi di forum internasional.

Secara keseluruhan logo BSN menggambarkan obyek lokomotif yang bergerak maju. BSN diharapkan menjadi lokomotif penggerak untuk menarik industri, perekonomian dan perdagangan sebagai gerbong untuk bersaing di pasar global dan menjadikan SNI sebagai barometer transaksi perdagangan di Indonesia dan internasional. BSN menjadi yang terdepan dalam bidang standardisasi di Indonesia.

 

Logo ini didesain oleh Teguh Budiono, seorang pegawai Badan Standardisasi Nasional

Hati -Hati Penipuan Atas Nama Pimpinan BSN/ KAN INDONESIA QUALITY EXPO 2017 SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL Prof. Purwiyatno Hariyadi, anggota Komite Nasional Codex Indonesia, terpilih sebagai Vice-Chair Codex Alimentarius Commission