Pendaftaran SNI Award 2017 Telah Dibuka!    SELEKSI TERBUKA CALON JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL    Layanan Informasi Terpadu BSN menerima Pemesanan SNI dalam format elektronik File    PERUNDINGAN KERJASAMA REGIONAL COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP (RCEP)    Pendaftaran Program Uji Profisiensi KAN XX/2017    Sosialisasi UU Nomor 20 2014 di Bapeten    Infografis Profil Renja BSN 2017    Anugerah Jurnalistik BSN 2017    Jadwal Pelatihan Standardisasi 2017    SOSIALISASI PENERIMAAN USULAN PNPS 2017   

BADAN STANDARDISASI NASIONAL

STANDAR NASIONAL INDONESIA

KOMITE TEKNIS

REGULASI TEKNIS

LEMBAGA PENILAIAN KESESUAIAN

AKUNTABILITAS KINERJA

REFORMASI BIROKRASI

ARSIP

Arti Logo

 

 

 

ARTI LOGO BSN:

BSN: merupakan singkatan dari Badan Standardisasi Nasional

Warna Biru BSN: melambangkan warna atmosfer dan samudera dunia dengan standardisasi sebagai barometer kehidupan, ekonomi, industri dan perdagangan. Warna Biru melambangkan Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Teknologi, Kebersihan, Keteraturan yang sesuai dengan asas standardisasi dimana standar harus memiliki sifat dapat dipercaya. Unsur teknologi juga berperan dalam standardisasi sehingga mampu memberikan jaminan keamanan. BSN harus mampu mengembangkan SNI yang harmonis dengan standar regional dan internasional sehingga memiliki asas keberterimaan yang tinggi. Dengan demikian dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Perisai hijau: Warna hijau memiliki makna sebagai keseimbangan dan persahabatan. Keberadaan BSN harus bisa menjadi impartial, independent dan transparan diantara kepentingan industri dan konsumen. BSN diharapkan menjadi jembatan penghubung diantara pemangku kepentingan sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan. Dengan SNI diharapkan dapat melindungi industri, perekonomian dan perdagangan Indonesia sehingga industri baik skala menengah dan besar maupun UMKM di Indonesia dapat berkembang dan bersaing di pasar global dan melindungi produksi dalam negeri dari ancaman produk/ jasa sub standar dari luar negeri sesuai dengan perjanjian TBT-WTO.

Titik merah: Bila dipadukan dengan bagian kaki kanan huruf ”N” mempunyai arti huruf ”i”, yang berarti Indonesia. Bila huruf ”S” dan ”N” serta biang merah dipadukan mempunyai akronim ”SNI”, sebagai produk BSN. Warna merah memiliki arti kekuatan/ energi sehingga di harapkan BSN bisa menjadi wakil Indonesia yang memiliki kekuatan dan energi yang kuat untuk melindungi kepentingan Indonesia khususnya di bidang standardisasi di forum internasional.

Secara keseluruhan logo BSN menggambarkan obyek lokomotif yang bergerak maju. BSN diharapkan menjadi lokomotif penggerak untuk menarik industri, perekonomian dan perdagangan sebagai gerbong untuk bersaing di pasar global dan menjadikan SNI sebagai barometer transaksi perdagangan di Indonesia dan internasional. BSN menjadi yang terdepan dalam bidang standardisasi di Indonesia.

 

Logo ini didesain oleh Teguh Budiono, seorang pegawai Badan Standardisasi Nasional