Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Prof. Purwiyatno Hariyadi memberikan sambutan pada pembukaan sidang ke-12 CCCF

  • Selasa, 13 Maret 2018
  • Yudha Prasaja
  • 1341 kali

Prof. Purwiyatno Hariyadi, Vice Chair Codex Alimentarius Commission (CAC), yang juga merupakan anggota Komite Nasional Codex Indonesia, menyampaikan sambutannya pada pembukaan sidang ke-12 Codex Committee on Contaminants in Foods (CCCF) di Utrecht, Belanda, pada tanggal 12 Maret 2018, yang mewakili Biro Codex (Codex Bureau). Biro Codex merupakan istilah yang merujuk pada Chair dan 3 Vice Chair CAC.  Dalam sambutannya, Purwiyatno menekankan pentingnya pembahasan di CCCF untuk mendukung mandat Codex dalam menjamin perlindungan kesehatan konsumen serta menjamin praktek perdagangan pangan yang fair.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembahasan dalam sidang CCCF tidak hanya berupa penetapan batas maksimum cemaran, tetapi code of practices yang bermanfaat dalam memberikan panduan untuk menurunkan cemaran yang mungkin timbul akibat praktek produksi yang kurang tepat.  Outputnya diharapkan dapat berkontribusi dalam meminimalkan efek negatif bagi kesehatan yang diakibatkan konsumsi produk yang mengandung cemaran tertentu. 

Sidang CCCF akan berlangsung hingga tanggal 16 Maret 2018.  Meskipun agenda dalam CCCF banyak membahas  batas maksimum cemaran dalam produk pangan segar maupun olahan yang berhubungan dengan kesehatan konsumen, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa dalam perdebatan di setiap sidangnya sangat terkait dengan kepentingan perdagangan internasional negara produsen dan konsumen produk tersebut.  Beberapa cemaran yang dibahas pada sidang ini adalah kadmium pada coklat dan produk turunan kakao, metilmerkuri pada ikan, 3 MCPDE dan GE pada minyak makan, dan aflatoxin pada kacang tanah siap konsumsi serta beberapa komoditi rempah-rempah.  Selain terkait dengan keamanan pangan, pembahasan juga akan berkaitan dengan kemungkinan terjadinya penolakan dalam perdagangan internasional bila batas maksimumnya ditetapkan pada angka tertentu. 

Pada sidang ini delegasi Indonesia dipimpin oleh Mauizzati Purba, Direktur Standardisasi Produk Olahan, Badan POM, dengan anggota delegasi yang terdiri dari perwakilan Badan POM, Kementerian Perdagangan dan BSN.  Sehari sebelum sidang, tanggal 11 Maret 2018, delegasi  Indonesia menghadiri pertemuan informal dengan negara Asia yang dipimpin oleh India, selaku Koordinator Regional Asia.  Pertemuan tersebut dilaksanakan untuk sharing informasi terhadap seluruh agenda yang akan dibahas pada sidang CCCF dan kemungkinan saling memberikan dukungan antar negara Asia. Pada kesempatan tersebut delegasi Indonesia menyampaikan usulannya terkait Proposed Draft Code of Practice for the Reduction of 3 MCPDE dan GE in Refined Oils and Products Made with Refined Oils, especially Infant Formula; Proposed Draft Maximum Level for Total Aflatoxins in Ready-to-Eat Peanuts and Associated Sampling Plan; Proposed Draft Maximum Levels for Total Aflatoxins and Ochratoxin A in Nutmeg, Chili and Paprika, Ginger, Pepper and Turmeric and Associated Sampling Plans. (Sgh/CCP Indonesia)



Basni

Ada tanggapan lebih lanjut?

Lapor
Hotline 021 392-7422 Whatsapp 0813 802 2930
Email bsn@bsn.go.id E-Pengaduan SIPMAS

Klik LAPOR untuk Pengaduan Masyarakat