Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Peran Standarisasi Dinilai Bisa Tingkatkan Daya Saing dan Inovasi

  • Sabtu, 22 Juni 2019
  • Humas BSN
  • 247 kali

MAKASSAR - Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya, memaparkan peran standardisasi dan penelitian kesesuaian dalam hilirasasi hasil riset untuk mempercepat inovasi. Paparan tersebut disampaikan dalam forum Sidang Paripurna MSA PTN-BH di Hotel Claro, Sabtu (22/6/2019).

Bambang menjelaskan terdapat banyak manfaat dan kisah sukses terhadap produk yang telah distandardisasi. Diantaranya adalah akses dan perluasan pasar, acuan mutu dan peningkatan efisiensi yang berpengaruh terhadap meningkatnya daya saing produk dan jasa.

Menurut dia standar merupakan bahasa yang umum dalam terminologi dan spesifikasi teknis. Inovasi merupakan suatu ide yang dinilai, ditata ulang dan dikembangkan sebelum diterapkan dan dilaksanakan. Sehingga dalam setiap tahapan inovasi diperlukan standar yang merupakan dasar fondasi teknis dalam proses riset dan inovasi.

Tahapan dalam siklus peningkatan dan derivasi produk dalam hilirisasi adalah pembuktian konsep, perlindungan teknologi oleh HAKI, pembuktian pada skala produksi, reproducible, ketertelusuran dan keberterimaan (standar), pembuktian pasar dan commercial feasible.

"Nilai tambah yang didapatkan dari Standar jika dilihat dari aspek ekonomi Standar Terminologi dan Simbol, Standar Kompatibilitas, Standar Kinerja Performance, Standar Kinerja Pengukuran dan Pengujian, serta Standar Managenent adalah mengurangi biaya transaksi, peluang peningkatan skala, peluang inovasi, membuka pasar, menembus barier pasar, serta peluang pengembanga bisnis," jelasnya.

Selain itu, Bambang juga menjelaskan saat ini kesadaran pelaku industri dan perguruan tinggi sudah sangat bagus untuk melakukan standardisasi apalagi didukung oleh regulasi yang sesuai.

"Kita dalam posisi yang bagus, regulasinya sudah bagus dan masyarakat sudah mulai sadar dan perguruan tinggi juga. Ini kan karena kesadaran, jadi sisa mempercepat semua penerapan SNI nya secara umum sehingga lebih massif. Karena tanpa itu kita tidak bisa berdaya asing, tidak bisa masuk pasar dan tidak bisa berkompetisi," katanya.

Adapun sektor yang paling banyak diajukan untuk standardisasi, lanjut Bambang, adalah produk manufacture utamanya olahan pertanian dan perkebunan. Untuk sektor yang mendapat perhatian BSN sebut dia adalah produk-produk ekspor.

"Kalau yang perlu didorong saat ini semua yang ke ekspor kita harus membantu industri di level II dan UKM. Pertama kalau industri besar kita di conformity nya dan kalau standar mereka sudah bagus. Tapi di UKM ini standard kita bantu, conformity kita bantu. Kita banyak menembus pasar baru untuk memulai lokomotifnya dan kalau mereka kenal mereka sudah bagus. Jadi komoditi ekspor yang kita dorong," tutup dia.(agn)

 

Link: https://makassar.sindonews.com/read/27516/3/peran-standarisasi-dinilai-bisa-tingkatkan-daya-saing-dan-inovasi-1561194399



Basni

Ada tanggapan lebih lanjut?

Lapor
Hotline 021 392-7422 Whatsapp 0813 802 2930
Email bsn@bsn.go.id E-Pengaduan SIPMAS

Klik LAPOR untuk Pengaduan Masyarakat