Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Forum Pendidikan Standardisasi Indonesia : Saatnya Manajemen Risiko Diperkenalkan Kepada Dosen dan Mahasiswa

  • Jumat, 17 November 2017
  • David Nicko
  • 190 kali

Banyak orang berpendapat bahwa risiko merupakan ancaman yang sebaiknya dihindari, padahal jika risiko dapat diketahui, dimitigasi dan dikelola dengan baik, maka risiko tersebut bahkan dapat menjadi peluang untuk menjadikan organisasi lebih baik, membuka pasar baru, memperluas usaha serta memaksimalkan potensi organisasi dalam mencapai tujuan. Standar mengenai manajemen risiko cocok diterapkan di berbagai sektor dan menjadi salah satu persyaratan hampir di seluruh standar sistem manajemen.

Untuk itu, Badan Standardiasi Nasional melalui Pusat Pendidikan dan Pemasyarakatan Standardisasi bekerjasama dengan Komite Teknis 03-10 berusaha memperkenalkan manajemen risiko berdasarkan SNI ISO 31000:2011 kepada para dosen dan mahasiswa dengan menyusun referensi pendidikan standardisasi berupa buku “Manajemen Risiko berbasis SNI ISO 31000:2011”.

Buku tersebut diperkenalkan pertama kali (softlaunching) kepada para dosen dalam Pertemuan tahunan anggota Forum Pendidikan Standardisasi Indonesia (FORSTAN) yang dihadiri oleh sekitar 45 orang dosen yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia. FORSTAN merupakan wadah bagi para dosen pengampu pendidikan standardisasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, berbagi informasi dan bersilaturahmi.

 

Bertempat di Hotel Millenium, Jakarta, 16 November 2017, acara ini dibuka oleh Plt. Deputi Bidang Informasi dan Pemasyarakatan Standardisasi, Kukuh S. Achmad, dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari Ketua FORSTAN periode 2016-2018, Dr. Bambang Purwanggono yang merupakan Dosen Teknik Industri dari Univesitas Diponegoro.

 

Dalam kesempatan ini, topik mengenai manajemen risiko diperkenalkan dan dikupas oleh para pembicara. Dr. Antonius Alijoyo (Ketua Komite Teknis 03-10) menyampaikan sisi penerapan manajemen risiko di dunia industri dan kebutuhan SDM di bidang tersebut, sedangkan Charles R. Vorst memaparkan materi mengenai draft rencana pembelajaran manajemen risiko di perguruan tinggi dan Arif Budiman menyampaikan overview mengenai draft buku referensi pendidikan standardisasi “Manajemen Risiko berbasis SNI ISO 31000:2011” tersebut, dilanjutkan dengan diskusi seru yang dimoderatori oleh Dr. Wini Trilaksani dari Institut Pertanian Bogor.

   

“Diharapkan buku tersebut dapat menjadi salah satu referensi bagi para dosen, khususnya para anggota FORSTAN dalam mengajarkan pendidikan standardisasi di tingkat sarjana ataupun pascasarjana baik di bidang sosial maupun eksakta” ujar Mayastria, Kabid. Diklat Standardisasi dalam penutupan acara. 



Basni

Ada tanggapan lebih lanjut?

Lapor
Hotline 021 392-7422 Whatsapp 0813 802 2930
Email bsn@bsn.go.id E-Pengaduan SIPMAS

Klik LAPOR untuk Pengaduan Masyarakat