Nasional

BSN Kembangkan Aplikasi Untuk Dukung Law Enforcement SNI

Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (The Indonesia Iron and Steel Industry Association/IISIA), Hidayat Triseputro mengeluhkan masih lemahnya law enforcement terhadap pelaku-pelaku non standard. “Industri abal-abal kan nyebar, sehingga kontrolnya perlu effort lebih. Ini harus dipikirkan oleh pemerintah bagaimana kedepan law enforcement SNI bisa ditegakkan, sehingga ada fairness bagi industri yang benar, yang sudah ber-SNI,” ujarnya saat ditemui dalam acara Diskusi terbatas “Menagih Nawacita: Penguatan Industri Untuk Menciptakan Kemandirian Ekonomi” di Wisma Bisnis Indonesia, Selasa (19/9).

 

Terkait pengawasan barang beredar, khususnya barang ber-SNI, Kepala Pusat Akreditasi Lembaga Sertifikasi Badan Standardisasi Nasional (BSN), Donny Purnomo menilai bahwa tantangan pemerintah adalah bagaimana pemerintah menarik keterlibatan masyarakat. Saat ini, BSN sedang membuat aplikasi khusus untuk memfasilitasi masyarakat dalam mengecek barang ber-SNI. “Kami akan meminta lembaga sertifikasi untuk memberi update klien yang telah mendapatkan SPPT SNI, dan akan diverifikasi oleh industry yang bersangkutan” jelasnya. Dengan updatenya database industri yang memiliki SPPT SNI, maka jalannya penegakan hukum dapat lebih mudah. (ald-Humas) 

 


Dilihat : 190


3 (tiga) Tahun Kerja Bersama - Capaian Kinerja Pemerintahan JOKOWI dan JK BSN Dukung Kompetisi Rekayasa Kualitas Tingkat Nasional 2017 di USAKTI HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL TAHUN 2017 Pertemuan Dan Presentasi Ilmiah Standardisasi (PPIS) 2017 BSN Launching SNI Corner Di UPS Tegal