detail

Standardisasi Agar Produk Indonesia Bersaing di Era Global

Jakarta, GatraNews - Badan Standardisasi Nasional (BSN), menilai pentingnya industri baik barang maupun jasa untuk memiliki standar. Pasalnya, selain bisa bersaing di dalam negeri, produk barang dan jasa asal Indonesia bisa lebih kompetitif di era global. “Pak Presiden Jokowi sering mengatakan, kalau kita going global, harus terstandar,” kata Kepala Badan Standardisasi Nasional, Bambang Prasetya saat berkunjung ke kantor Majalah Gatra, Jumat (4/7). Nah pemberian label SNI, lanjutnya, bertujuan untuk bagaimana meningkatkan daya saing dalam negeri dan bisa menembus pasar luar.


Meski begitu, ia melihat walaupun sudah ada SNI belum sepenuhnya diterapkan secara benar. Untuk itu, BSN kini gencar mensosialisasikan visi misi agar Indonesia maju  dengan infrastruktur mutu yang terstandard. SNI, menurutnya wajib pada perusahaan yang produk atau jasanya terkait keselamatan, kesehatan, lingkungan hidup, dan keamanan.


“tujuan standardisasi untuk jaminan mutu, daya saing, persaingan usaha agar sehat dan transparan,” katanya. Ini sesuai dengan amanat Undang – Undang Nomor 20 tahun 2014 Tentang Standardisasi Dan Penilaian Kesesuaian.


Contoh, mainan anak – anak menjadi wajib SNI karena rawan dengan anak – anak. Kecenderungan mainan anak – anak itu ada kontak dengan mulut. Dikhawatirkan, mainan yang mengandung komponen kimia tertentu yang tidak terstandar justru berdampak buruk pada anak – anak. “ini terbukti, banyak penyakit pada anak akibat terpapar logam berat,” ungkapnya.


Selain itu, ia juga mendorong agar sektor penting lainnya meningkatkan standar mutu. Seperti sektor pangan misalnya, agar bisa bersaing di pasar global. Hal tersebut penting sebagai upaya menjadikan produk pangan Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi juga diterima pasar internasional. Perlunya penyusunan standardisasi tidak hanya melindungi konsumen tapi juga meningkatkan potensi ekspor ke luar negeri. Bila produk pangan Indonesia memenuhi SNI (standar nasional Indonesia) maupun standardisasi internasional (Codex) brand produsen makin meningkat.


“Selain antisipasi terhadap standar (global) yang muncul, juga percepatan jika ada standar yang ditetapkan masyarakat Indonesia itu ngerti,” katanya. Jika sudah bisa tersandar, tak hanya pangan, maka setiap produk asal Indonesia harus berdasarkan standar. “jangan sampai dua kali kerja,” pungkasnya.

Editor : Sandika Prihatnala

 

Link: https://www.gatra.com/ekonomi/industri/278490-standardisasi-agar-produk-indonesia-bersaing-di-era-global


Dilihat : 199