Umum

FGD SNI ISO/IEC 17021-1:2015 untuk Asesor dan Panitia Teknis KAN Bidang Sistem Manajemen

Komite Akreditasi Nasional (KAN) menyelenggarakan Focus Group Discussion SNI ISO/IEC 17021-1:2015 untuk Asesor dan Panitia Teknis KAN Bidang Sistem Manajemen pada 14-15 Maret 2017 di Jakarta. Workshop ini menghadirkan pembicara diantaranya Deputi Bidang Penerapan Standar dan Akreditasi Badan Standardisasi Nasional (BSN) Kukuh S. Achmad, Plt. Kepala Pusat Akreditasi Lembaga Sertifikasi BSN Donny Purnomo, Kepala Subbidang Sistem Evaluasi Bidang Produk dan Person BSN Raden Ewang Kurniawan, serta Rustiawan Anis.


 

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Penerapan Standar dan Akreditasi BSN Kukuh S. Achmad. Dalam sambutannya Kukuh mengatakan, saat ini tengah banyak isu-isu terkait skema akreditasi dan sertifikasi yang sedang dibahas pelaksanaannya oleh BSN dan KAN bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait lainnya. Seperti isu halal, anti korupsi, sertifikasi personel, dan sebagainya. Oleh karena itu melalui focus group discussion kali ini, Kukuh berharap para peserta dapat berdiskusi dan memberikan masukan bagi pengembangan skema akreditasi di bidang-bidang tersebut.

 

 

Hingga saat ini KAN bidang Lembaga Sertifikasi menyelenggarakan jasa akreditasi untuk lembaga sertifikasi produk, person, organik, verifikasi legalitas kayu, halal, sistem manajemen mutu, sistem manajemen keamanan pangan, Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), sistem manajemen keamanan informasi, sistem manajemen mutu alat kesehatan, sistem manajemen keamanan rantai pasokan, usaha pariwisata, sistem manajemen lingkungan, ekolabel, sistem manajemen energi, penilai pengelolaan hutan produksi lestari, serta verifikasi dan validasi gas rumah kaca.

 


 

Adapun lembaga penilaian kesesuaian (lembaga sertifikasi) yang terakreditasi KAN telah mencapai 226 lembaga dengan rincian 47 lembaga sertifikasi produk, 22 lembaga verifikasi legalitas kayu, 7 lembaga sertifikasi person, 8 lembaga sertifikasi organic, 36 lembaga sertifikasi sistem manajemen, 8 lembaga sertifikasi sistem manajemen keamanan pangan, 8 lembaga sertifikasi HACPP, 2 lembaga sertifikasi sistem manajemen keamanan informasi, 2 lembaga sertifikasi sistem manajemen mutu alat kesehatan, 52 lembaga sertifikasi usaha pariwisata, 16 lembaga sertifikasi sistem manajemen lingkungan, 13 lembaga penilai pengelolaan hutan produksi lestari, 2 lembaga sertifikasi ekolabel, 2 lembaga verifikasi dan validasi gas rumah kaca, dan 1 lembaga sertifikasi sistem manajemen energi.

 


Sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi, KAN juga tengah menyiapkan skema akreditasi sistem manajemen anti penyuapan – SNI ISO 37001:2016. Ditargetkan skema akreditasi tersebut akan rampung pada Juni 2017 mendatang.

 


 

Selain itu, dalam kegiatan ini para peserta juga mendapatkan informasi tentang hasil peer evaluasi MLA PAC/IAF yang telah berlangsung pada 13-17 Desember 2016 dan selanjutnya dapat dihasilkan corrective action-nya. Peer evaluasi ini dilakukan untuk skema Sistem Manajemen Sistem, Sistem Manajemen Keamanan Pangan, Sistem Manajemen Lingkungan, serta produk dan personel.(ria-humas)


Dilihat : 281


PERPANJANGAN WAKTU SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL INDONESIA QUALITY EXPO 2017 HUT RI Ke - 72 Tahun, Indonesia Kerja Bersama Hati -Hati Penipuan Atas Nama Pimpinan BSN/ KAN SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL