Dirgahayu BSN, 20 Tahun Berkarya Membangun Negeri    Pendaftaran SNI Award 2017 Telah Dibuka!    SELEKSI TERBUKA CALON JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL    Layanan Informasi Terpadu BSN menerima Pemesanan SNI dalam format elektronik File    PERUNDINGAN KERJASAMA REGIONAL COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP (RCEP)    Pendaftaran Program Uji Profisiensi KAN XX/2017    Sosialisasi UU Nomor 20 2014 di Bapeten    Infografis Profil Renja BSN 2017    Anugerah Jurnalistik BSN 2017    Jadwal Pelatihan Standardisasi 2017    SOSIALISASI PENERIMAAN USULAN PNPS 2017   

BADAN STANDARDISASI NASIONAL

STANDAR NASIONAL INDONESIA

KOMITE TEKNIS

REGULASI TEKNIS

LEMBAGA PENILAIAN KESESUAIAN

AKUNTABILITAS KINERJA

REFORMASI BIROKRASI

ARSIP

KAN Adakan Pelatihan Asesor Lembaga Inspeksi

Penerapan standar tidak terlepas dari penilaian kesesuaian (conformity assessment). Penilaian kesesuaian ini terdiri atas sertifikasi, pengujian di laboratorium, kalibrasi, serta inspeksi. Untuk mendukung dan menjamin kualitas kegiatan inspeksi, dibutuhkan akreditasi dari badan akreditasi, dalam hal ini Komite Akreditasi Nasional (KAN). Untuk itu, KAN mengadakan Pelatihan  Asesor Lembaga Inspeksi pada tanggal 20 Maret 2017 di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta. Pelatihan ini akan diselenggarakan selama 5 hari, mulai tanggal 20 Maret sampai 24 Maret 2017, dan dihadiri oleh kalangan akademisi maupun praktisi.


Pelatihan ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal KAN yang juga Deputi Bidang Pernerapan Standardisasi dan Akreditasi Badan Standardisasi Nasional, Kukuh S Ahmad. Di awal pembukaannya, Kukuh menjelaskan tentang Undang-undang No.20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian. “Infrastruktur mutu nasional terdiri dari 3 unsur utama, standardisasi, penilaian kesesuaian, dan metrologi,” ujar Kukuh.


Berdasarkan Undang-undang No.20 Tahun 2014, penerapan SNI pada dasarnya bersifat sukarela. Adapun standar-standar yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan hidup, dapat diberlakukan wajib oleh kementerian terkait.


Setelah diterapkan, dibutuhkan pembuktian apakah para penerap standar sudah menerapkan dengan betul atau tidak. Untuk itu diperlukan penilaian kesesuaian. Terminologi yang paling umum dari Penilaian kesesuaian adalah sertifikasi. Selain itu ada pengujian di laboratorium, kalibrasi, serta inspeksi. “Di sini, kita akan belajar bagaimana inspeksi sebagai bagian dari proses pemastian penerapan standar bagi industri atau organisasi,” ujar Kukuh.


Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat memberikan kontribusi sebagai asesor terhadap lembaga inspeksi. “Tugasnya adalah menilai kompetensi lembaga inspeksi berdasarkan SNI ISO/IEC 17020:2012, apakah lembaga inspeksi tersebut kompeten atau tidak saat memberikan penilaian ke pelaku usaha,” tutup Kukuh. (ald-Humas)

Sumber :


Tinggalkan Komentar Anda

Nama

: *

Email

: *

Website

:

Komentar

:

Code Security

: