Infografis Profil Renja BSN 2017    Anugerah Jurnalistik BSN 2017    Berikan Suara Anda terhadap Jajak Pendapat RSNI3 untuk 11 Produk Perikanan (Komite Teknis 65-05)    Jadwal Pelatihan Standardisasi 2017    PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA BADAN STANDARDISASI NASIONAL TAHUN 2016    HASIL SELEKSI ADMINISTRASISELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DEPUTI BIDANG PENELITIAN DAN KERJASAMA STANDARDISASI BADAN STANDARDISASI NASIONAL    SOSIALISASI PENERIMAAN USULAN PNPS 2017    SELEKSI JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA BADAN STANDARDISASI NASIONAL    Mulai 10 Oktober Layanan Informasi Terpadu BSN menerima Pemesanan SNI dalam format elektronik File    ISO WEEK 2016, Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT): Tonggak dimulainya implementasi the ISO Strategy 2016 - 2020    Program Uji Profisiensi oleh PT Provider di luar Indonesia    Download Materi "World Accreditation Day 2016"    Program Uji Profisiensi tahun 2016 untuk Laboratorium Medik   

BADAN STANDARDISASI NASIONAL

STANDAR NASIONAL INDONESIA

KOMITE TEKNIS

REGULASI TEKNIS

LEMBAGA PENILAIAN KESESUAIAN

AKUNTABILITAS KINERJA

REFORMASI BIROKRASI

ARSIP

INFO BAKOHUMAS: Peringatan Hari Bela Negara Nasional 2016

 

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) menyelenggarakan kegiatan peringatan Hari Bela Negara Nasional tahun 2016 di kota Padang, Sumatera Barat.

 


Pemerintah menetapkan tanggal 19 Desember sebagai Hari Bela Negara melalui Keppres Nomor 28 Tahun 2006. Penetapan 19 Desember sebagai Hari Bela Negara dipilih untuk mengenang peristiwa sejarah ketika tanggal 19 Desember 1948, saat Belanda melancarkan Agresi Militer ke II dengan mengumumkan tidak adanya lagi Negara Indonesia. Ketika itu, Presiden RI Ir. Soekarno memberikan mandat penuh kepada Mr. Syafrudin Prawinegara untuk menjalankan pemerintahan dengan membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Padang, Sumatera Barat, guna menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia.

 


Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara.

 


Upaya mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara sebagai nilai dasar bela negara mencakup cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara.


Peringatan Hari Bela Negara 2016

Peringatan Hari Bela Negara tahun 2016 diadakan di kota Padang, sebagai wujud mengenang peristiwa dimana Mr. Syafrudin Prawinegara menjalankan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia sebagaimana mandat yang diberikan Presiden Ir. Soekarno dalam rangka mempertahankan kedaulatan pemerintahan Indonesia dari Agresi Militer Belanda II.


Dalam rangkaian Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2016, kegiatan diawali dengan Pembentukan Kader Bela Negara di Asrama Haji Kota Padang yang diikuti oleh 300 orang peserta, mulai dari tanggal 14 sampai 16 Desember 2016.


Pada Minggu (18/12), Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberi ceramah di Universitas Negeri Padang, sekaligus menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman antara Kementerian Pertahanan dengan 10 Perguruan Tinggi se-Sumater Barat dalam bidang Pembinaan Kesadaraan Bela Negara di lingkungan Perguruan Tinggi.  


Adapun 10 Perguruan Tinggi se-Sumatera Barat tersebut ialah Universitas Negeri Padang, Universitas Andalas, IAIN Imam Bonjol, IAIN Bukittinggi, Universitas Bung Hatta, Universitas Ekasakti, Universitas Putra Indonesia, STKIP Azkia, Universitas Dharma Andalas, dan Universitas Muhammadiyah Padang.


Sebagai puncak acara Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2016, pada Senin (19/12), Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bersama Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, S.Psi, M.Sc., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bela Negara di Tugu Perdamaian Kota Padang. Upacara tersebut diikuti 3000 orang. Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) DR. Yuliandre Darwis akan bertindak sebagai Komandan Upacara, sedangkan Pembaca Ikrar Bela Negara ialah Dosen Universitas Andalas, Sari Lenggo Geni.


Dalam upacara tersebut juga dimeriahkan dengan sajian drama kolosal yang menggambarkan peristiwa Agresi Militer Belanda ke II, terbentuknya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) sampai penetapan Hari Bela Negara.


Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan dan Tim Komunikasi Pemerintah Kemkominfo

 

Sumber :


Tinggalkan Komentar Anda

Nama

: *

Email

: *

Website

:

Komentar

:

Code Security

: