Umum

BSN Gelar Workshop Understanding of ISO 9001:2015

Setelah sukses menggelar Workshop Understanding of ISO/IEC 17021:2015 sehari sebelumnya, Badan Standardisasi Nasional (BSN) kembali mengadakan Workshop Understanding of ISO 9001:2015 pada Selasa (22/09/2015) di Ruang Rapat Komisi Utama Gedung II BPPT, Jakarta. Workshop yang dibuka oleh Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Humas BSN Budi Rahardjo ini menghadirkan narasumber expert yang telah lama terlibat dalam pembahasan di International Organization for Standardization (ISO), yang juga merupakan Managing Director AEConformity Pty Ltd., Alexander Ezrakhovich. Acara dihadiri oleh Kepala Pusat Informasi dan Dokumentasi Standardisasi BSN Abdul Rachman Saleh, Kepala Pusat Sistem Penerapan Standar BSN Zakiyah, Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan BSN, Asesor, serta para pegawai BSN.

 

Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mensosialisasikan informasi terbaru berkaitan dengan standar dalam bidang manajemen mutu. Seperti yang sudah diketahui, ISO telah mempublikasikan standar terbarunya, yaitu ISO 9001:2015 pada 15 September 2015. ISO 9001:2015 merupakan salah satu standar acuan untuk organisasi dalam penerapan sistem manajemen mutu.

 

 

Alexander dalam paparannya menyampaikan, perubahan-perubahan utama dalam standar ini yaitu pendekatan proses diperkuat / lebih eksplisit; pemahaman yang lebih jelas dari konteks organisasi diperlukan "satu ukuran tidak cocok untuk semua"; peningkatan penekanan pada pencapaian nilai bagi organisasi dan pelanggan; serta lebih mudah berlaku untuk layanan organisasi berjenis penyedia jasa dan non pengguna manufaktur.

 

Selain itu, standar terbaru ini memberikan beberapa manfaat kepada penggunanya seperti memberikan penekanan yang lebih besar terhadap keterlibatan pimpinan; membantu organisasi untuk menentukan resiko dan peluang secara terstruktur; menggunakan bahasa yang sederhana dan struktur dan istilah yang umum, yang sangat bermanfaat bagi organisasi yang menerapkan beberapa sistem manajemen seperti manajemen lingkungan, manajemen kesehatan & keselamatan, atau manajemen kelangsungan bisnis; membantu penerapan sistem manajemen pasokan yang lebih efektif; serta lebih user-friendly untuk organisasi jasa dan organisasi yang berbasis knowledge.

 

 

 

Terkait prinsip manajemen mutu, terdapat sedikit perubahan antara ISO 9001:2015 dengan ISO 9001:2008. Dalam ISO 9001:2008 ada 8 prinsip manajemen, sedangkan dalam ISO 9001:2015 hanya ada 7 prinsip, yaitu: fokus pada pelanggan; kepemimpinan; pelibatan orang; pendekatan proses; peningkatan; bukti berdasarkan keputusan yang dibuat; dan hubungan manajemen. Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, BSN dan para stakeholder dapat mempersiapkan dan menyesuaikan diri dengan standar baru tersebut. (ria)


Dilihat : 118


Hati -Hati Penipuan Atas Nama Pimpinan BSN/ KAN INDONESIA QUALITY EXPO 2017 SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL Prof. Purwiyatno Hariyadi, anggota Komite Nasional Codex Indonesia, terpilih sebagai Vice-Chair Codex Alimentarius Commission