Pendaftaran SNI Award 2017 Telah Dibuka!    SELEKSI TERBUKA CALON JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA DI LINGKUNGAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL    Layanan Informasi Terpadu BSN menerima Pemesanan SNI dalam format elektronik File    PERUNDINGAN KERJASAMA REGIONAL COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP (RCEP)    Pendaftaran Program Uji Profisiensi KAN XX/2017    Sosialisasi UU Nomor 20 2014 di Bapeten    Infografis Profil Renja BSN 2017    Anugerah Jurnalistik BSN 2017    Jadwal Pelatihan Standardisasi 2017    SOSIALISASI PENERIMAAN USULAN PNPS 2017   

BADAN STANDARDISASI NASIONAL

STANDAR NASIONAL INDONESIA

KOMITE TEKNIS

REGULASI TEKNIS

LEMBAGA PENILAIAN KESESUAIAN

AKUNTABILITAS KINERJA

REFORMASI BIROKRASI

ARSIP

Penerapan Sistem Merit Demi Menjamin Karir PNS

Sejalan dengan pelaksanaan reformasi birokrasi, Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerja sama dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengadakan Sosialisasi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dan Pengawasan KASN untuk para pejabat eselon I dan II BSN pada selasa, 11 Agustus 2015 di gedung BPPT, Jakarta.

 

 

Acara ini dibawakan oleh Waluyo, Komisioner KASN. Dalam paparannya, Waluyo menjelaskan bahwa JPT merupakan sekelompok jabatan tinggi pada instansi pemerintah. Pegawai ASN yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi disebut Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT). JPT terbagi menjadi tiga, yaitu JPT Utama yang setara dengan kepala LPNK, JPT Madya yang setara dengan eselon Ia dan Ib, serta JPT Pratama yang setara dengan eselon II.

 

Untuk mendapatkan PPT yang berkualitas, pengisian JPT menggunakan sistem merit. Sistem merit adalah penerapan kebijakan dan manajemen SDM yang adil serta didasarkan atas kualifikasi, kompetensi, dan kinerja tanpa membedakan latar belakang  politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, ataupun kondisi fisik. Penerapan sistem merit dilakukan secara kompetitif dan terbuka di kalangan PNS. Penerapan sistem merit dapat menjamin karir PNS dan melindungi mereka dari kebijakan yang bersifat like and dislike. Penerapan sistem merit juga dapat mengurangi intervensi politik dalam manajemen ASN.

 

 

Proses seleksi untuk pengisian JPT dilakukan oleh Panitia Seleksi Instansi yang dipilih dan diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian berkoordinasi dengan KASN. Untuk seleksi JPT Utama dan Madya dilakukan pada tingkat nasional, sedangkan JPT dilakukan pada tingkat nasional, propinsi, atau antar intansi dalam 1 (satu) kabupaten/kota.

 

Dengan menerapkan sistem Merit, maka BSN dapat menjaga standar yang tinggi untuk integritas, perilaku dan kepedulian untuk kepentingan masyarakat. (ald)

Sumber :


Tinggalkan Komentar Anda

Nama

: *

Email

: *

Website

:

Komentar

:

Code Security

: